Wednesday, August 31, 2011

Selamat Idul Fitri Yaaa :)

'Dan janganlah Engkau hinakan aku pada hari mereka dibangkitkan, yaitu di hari harta dan anak-anak laki-laki tidak berguna, kecuali orang-orang yang menghadap Allah dengan hati yang bersih, dan di hari itu didekatkanlah surga kerpada orang-orang yang bertakwa' (QS. Asy-Syu'araa' 87-90)

Keluarga besar Yayasan Daarut Tauhiid Jakarta mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1432 H 
Mohon Maaf Lahir da Batin 

Daarut Tauhiid Jakarta (Lembaga Dakwah, Sosial, Pendidikan)
Jl. Cipaku 1 No. 18 Kebayoran Baru, Jakarta Selatan 12170
Telp. 021-723 5255 Fax 021-723 5258
www.dtjakarta.or.id

Tuesday, August 23, 2011

Ada Impian di Adzkia

Namanya Nuraini, biasa dipanggil Aini. Usianya terbilang muda, 18 tahun. Sepintas tak ada yang istimewa dalam dirinya. Kesehariannya pun mungkin tak jauh dengan dengan anak  lainnya. Belajar,  bermain, sekolah,  dan sesekali membantu kedua orang tua. Sekolahnya juga  tidak di tempat  yang memiliki fasilitas serba ada, apalagi mahal.

Sejak kelas 1 SMA, Aini bersekolah  di Adzkia  lslamic  School (AlS) Dompet Peduli Ummat  (DPU) Daarut Tauhiid. Sebuah sekolah yang berdiri di atas tanah wakaf  sejak  tahun 2008. Sekolahnya gratis. Tanpa  dipungut biaya apa pun. Tapi,  itu bukan berarti pendidikan yang diberikan bersifat ala kadar.

Aini dan dua orang  teman, Roby, dan Onil, membuktikan bahwa kualitas yang dimiliki siswa AIS bukan ala kadarnya. Siswa AIS mampu  bersaing  dengan sekolah-sekolah  bergengsi lainnya.

Sabtu (13/6), mereka  bertiga  berhasil masuk  final dalam Olimpiade Ekonomi  Syariah yang dilaksanakan di Balai
Walikota Depok. Acara yang diselenggarakan  oleh STEI  SEBI itu,  tak begitu  lama mereka  persiapkan,  hanya tiga minggu. Tapi Alhamdulillah, hasil memuaskan  dapat mereka  raih.

Saat ini Aini dan Roby sedang menunggu  hasil SNMPTN. Aini memilih UPI Bandung  dan UIN Jakarta. Adapun  Roby memilih  UNPAD dan UIN Jakarta. Mereka  berharap dapat melanjutkan  ke perguruan  tinggi yang menjadi  impiannya  itu.

Walau  tidak  lama di AlS,  rupanya AIS begitu  berkesan di hati mereka. ”Saya  ingin  sekali menjadi guru. Kalau cita-cita  saya tercapai menjadi guru, saya  ingin ngajar  di AlS," ujar Aini.
"Terima  kasih kepada  donatur yang telah membuat  saya dan teman-teman  bisa sekolah. Tanpa mereka, kami mungkin tidak bisa bersekolah seperti saat ini. Semoga amal ibadah para donatur diterima oleh Allah SWT,"  lanjutnya.
Belajar di perguruan tinggi memang merupakan  impian  terbesar mereka. Hanya saja, halangan besar mungkin menanti yaitu biaya. Menyikapi hal tersebut, AIS memfasilitasi  para alumninya yang  ingin meneruskan sekolah hingga  ke perguruan  tinggi melalui program  Beasiswa  Kader.
"Untuk saat  ini kami membantu 50% per semester, sisanya mereka mencari  sendiri. Mereka  bisa kuliah sambil bekerja,  baik itu dengan mengajar atau aktifitas lain yang menopang  kemandirian mereka.
Syukur-syukur  bisa membiayai sampai lulus,"  tutur M. Ihsan, Kepala Sekolah SMA AlS.

Sama halnya dengan sekolah lain, saat ini AlS pun sedang menjalankan agenda tahunannya, penerimaan  siswa baru. Berbeda dengan sekolah  lain, AIS memilih siswa dari keluarga  dhuafa, komitmen  orang  tua dan siswanya. Walau ruang kelas dan sarana masih terbatas, AIS tetap akan bangkit.

Berjuang  terus agar pendidikan  dapat dirasakan  masyarakat  paling dhuafa sekali pun. Tentunya  dengan  izin Allah dan bantuan  para donatur (swdy)

Tuesday, August 16, 2011

Angels Sent from Heaven

Daarut Tauhiid ramai sore ini. Anak-anak, tua muda, berkumpul, menunggu berbuka sambil mendengarkan kajian mengenai al Qur'an. Yups, semalam kami mengenang malam turunnya Al Qur'an dengan kajian yang mengangkat tema mendekatkan diri pada Kitabullah.

Maka berkumpullah adik-adik dari berbagai usia, kakak-kakak para donatur, serta teman-teman para santri karya dalam rangkaian acara sehari merenungi keagungan Al Qur'an (ini adalah salah satu acara yang diusung oleh Daarut Tauhiid Jakarta, tentunya dengan dibantu oleh adik-adik kita dari Adzkia, untuk mewujudkan misi kami menjadikan Ramadhan sebagai bulanya Al Qur'an)

Dan di situ lah mereka: para malaikat kecil itu. Dika terpesona oleh gerak gerik mereka: candanya, tawanya, dan seriusnya dalam menyimak kajian mengenai Al Qur'an. (Maklum, sebagai santri desa, dika jarang ikut acara buka bersama dengan anak yatim,, hee..)

Sekilas anak-anak itu, yang sebagian besar masih seusia anak TK, terlihat biasa saja, ceria dengan berbagai gelak tawanya. Senyum dan sinar mata yang memancarkan kebahagiaan. Celoteh riang yang menggambarkan keluguan (meskipun tidak terlalu lugu lagi karena mereka besar di Jakarta, ibu kota yang sarat dengan berbagai kekerasan dunia,, :D)

Keceriaan mereka benar-benar sebuah pelajaran yang berarti bagi dika.

Anak-anak sekecil itu, sudah harus hidup sendiri tanpa asuhan orang tua mereka, dan tiap detail gerak geriknya masih menggambarkan rasa syukur yang besar atas karunia Allah.. Subhanallaah..

Wajah bahagia mereka,
Candaan mereka saat mengantri di tempat wudlu,
Keheningan mereka saat menikmati hidangan berbuka,

Benar-benar menjadi suatu pelajaran yang tak ternilai...

Kala kita cukup mengetuk pintu kamar ayah ibu kita untuk sekedar mengucapkan salam,
Kala kita cukup mengangkat telepon kita untuk mendengar suara orang-orang yang palig kita kasihi,
Kala kita cukup mengetikkan beberapa baris kata untuk menanyakan kabar orang tua kita,,

'Maka nikmat Tuhanmu manakah yang kamu dustakan?'

Allaahu Akbar, Allaahu Akbar, Allaahu Akbar!! Mari kita merapatkan barisan, untuk membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan: karena sesungguhnya kita adalah negri yang kaya :)

Salam dan selamat beraktifitas, :)

Monday, August 15, 2011

Takjil on The Road

*hmm, agak kurang paham juga gimana nulis kata 'takjil' yg benar, tapi doesn't really matter kan ya? :D

Baiklah, salam sahabat! Selamat tarawih bagi teman-teman di bumi Indonesia dan selamat berpuasa bagi teman2 di belahan bumi lain :)

Hari ini saya kebagian jadwal piket bagi-bagi takjil (diucapkan dengan nada gembira ria penuh suka cita karena nyari jadwalnya aja susah boo); Subhanallaah teman-teman di sini sangat berminat untuk ber-khidmat selama bulan Ramadhan, jadi kalo untuk sedekah tenaga, hoo, sampe susah dapat jadwalnya :)

Jadilah ini menjadi pengalaman pertama yang cukup berharga:

Memilah-milah kurma untuk dikemas,

Membungkus irisan roti dengan tissue,

Menyisipkan air mineral dan brosur kegiatan Ramadhan kami..

Disertai do'a, disertai cinta, bagi saudara sesama muslim, yang sore ini tidak sempat berbuka di rumah, karena penuh sesaknya Ibu Kota: mereka juga para pejuang Allah; semoga puasa hari ini berkah dan diterima Allah :)

Baiklah temans, mari kita bersama-sama berlomba beramal di bulan ini, selagi bisa, selagi mampu, selagi masih diberi umur panjang..

Selamat menjalankan Ibadah puasa dan semoga berkah,

Salam! :)

Sunday, August 14, 2011

Letter of Gratitude

Tahun ajaran baru telah dimulai. Berarti tahun ini Adzkia kembali telah meluluskan satu kelas siswa siswi SMU nya. Sebagian melanjutkan kuliah dengan program beasiswa Daarut Tauhiid, sebagian siap terjun di masyarakat, turut membangun negri.

Terkait dengan kelulusan siswa-siswi Adzkia, sejak beberapa minggu yang lalu teman saya sudah sibuk menyiapkan beramplop-amplop surat. Penasaran, saya pun bertanya mengenai isi surat tersebut:

"Ucapan trimakasih dari anak-anak yang baru lulus buat orang tua asuhnya," jawab Teh Tami sambil memperlihatkan salah satu isi surat:

Saya selalu berdo’a agar apa yg telah diberikan kepada saya menjadi tiket untuk bapak dan ibu menuju surga dan Allah SWT menggantikannya dengan rejeki yag berlimpah

Spontan rasa haru menyusup dalam hati.. Dulu saya ga pernah kesulitan buat bayar biaya sekolah, tapi bagi anak-anak ini ternyata 350 ribu sangat berarti.. Subhanallaah...

Dalam hati saya bertekad untuk berikhtiar menjemput rizki Allah, agar tiap bulan bisa menyisihkan 350 ribu penghasilan saya untuk mereka... (pengennya sih lebih,, masak buat Allah cuma 'ngasi' 350 ribu, hehe..) Do'akan saya ya! :)

*bagi teman-teman yang sudah berniat untuk berdonasi, bisa langsung transfer ke rekening Bank Mandiri nomor 102 000 1 222 220 atas nama Daarut Tauhiid ya :D